suatu hari di musim dingin yang membeku, seorang petani miskin menemukan ular yang nyaris membeku di jalan setapak pegunungan. Merasa jatuh kasihan terhadap makhluk itu, petani itu pun membungkusnya di dalam mantelnya yang compang-camping dan dengan hati-hati membawanya pulang. Dia menghangatkan ular itu di depan perapiannya yang kecil dan memberinya makanan apapun yang bisa disediakannya. Dan ular itu pun perlahan-lahan bertambah kuat, sampai akhirnya ular itu benar-benar pulih. Lalu ular itu berbalik kepada si petani dan membenamkan racunnya yang mematikan ke tubuh si petani.”Kenapa?!” tanya petani tak percaya.” Aku telah menyelamatkanmu! memberimu yang terbaik yang kupunya! beginikah kau menunjukan terima kasihmu?!”. “Kenapa kau terkejut?” sahut ular beludak. “Itu sudah sifatku. Kau tahu siapa aku ketika kau menyelamatkanku!”.
“ULAR BELUDAK”
The URI to TrackBack this entry is: http://afterbee.wordpress.com/2009/10/13/ular-beludak/trackback/